Sabtu, April 4, 2026
NokenWene
No Result
View All Result
No Result
View All Result
NokenWene
No Result
View All Result
Home Headline Polhukam

TNI Gunakan Dua Helikopter Serang TPNPB di Nabire Papua Tengah

in Polhukam
TNI Gunakan Dua Helikopter Serang TPNPB di Nabire Papua Tengah

Tangkapan layar, helikopter yang terbang rendah di Nabire (Ist)

Share on WAShare on FB

Wamena, nokenwene.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggunakan dua unit Helikopter serang markas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Barat (TPNPB-OPM) di Nabire Papua Tengah.

Keterangan itu disampaikan, Juru Bicara (Jubir) TPNPB-OPM, Sebby Sambom melalui siaran persnya kepada media nokenwene.com di Wamena, pada Minggu (1/3/ 2026). Menurutnya, Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB menerima laporan dari PIS TPNB di Nabire.

RelatedPosts

Satgas Damai Cartenz Tangkap Pimpinan Kelompok Bersenjata di Yahukimo

TPNPB Klaim Rampas Satu Pucuk Senjata SS 1 di Tolikara

“Aparat militer Indonesia dan pasukan TPNPB kembali terlibat baku tembak di sekitar Kali Harapan, Kota Nabire pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar jam 12.00 siang, kontak senjata tersebut aparat militer Indonesia menggunakan dua unit helikopter militer dan terlibat baku tembak dengan ketinggian helikopter berjarak 20 meter diatas atap rumah warga sipil di wilayah Kali Harapan,” Terang Sambom.

Berdasarkan laporan PIS TPNPB, kata Sebby, situasi Kota Nabire kedua belah pihak masih siaga satu hingga malam dan aparat militer masih terus meningkatkan operasi dari jalan ke jalan dan sempat memblokade jalan raya di depan Penjara Nabire.

“Sejak kemarin aparat militer indonesia juga melakukan operasi di jalan-jalan hingga pemukiman warga sipil dari Wadio hingga SP3 di Nabire,” Ucapnya.

Lebih lanjut, kata Sebby, pihak PIS melaporkan bahwa kontak senjata yang terjadi sejak siang belum diketahui korban jiwa dari kedua belah pihak.

Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB juga melaporkan bahwa kontak senjata antara TPNPB dibawa Pimpinan Mayor Aibon Kogoya dan pasukannya telah terjadi di sejumlah titik di Nabire hingga perampasan tiga senjata api milik aparat dan pembakaran pos militer Indonesia di Distrik Makimi. Selain itu mereka sedang mengamankan perusahan ilegal di wilayah tersebut.

Selanjutnya, TPNPB sebagai sayap militer dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) menegaskan kepada Pemerintah Republik Indonesia di bawa pimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk  selesaikan terlebih dahulu konflik bersenjata antara TPNPB dan Militer Indonesia di berbagai daerah di Tanah Papua sebelum menawarkan diri sebagai mediator konflik antara Amerika-Israel dan Iran.

“Kami juga menegaskan kepada Pemerintah Indonesia untuk membuka Jurnalis Asing dan Palang Merah Internasional untuk membantu warga sipil yang terkena dampak konflik bersenjata di Papua. Negara indonesia juga sebagai Presiden Dewan HAM PBB, jangan menutupi konflik di Papua atas jabatan yang anda pegang saat ini di PBB” Tegasnya.

Kami juga mendesak kepada Sekjen PBB Antonio Gueteres bahwa PBB jangan menutup diri terkait konflik di Papua yang terjadi selama 64 tahun yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan harta benda akibat konflik Politik,”tutupnya (*).

Pewarta:Jurnalis Warga Noken Wamena*

Tags: konflik PapuaTNI POLRITPNPB - OPM
SendShareTweet

Nokenwene.com merupakan media publikasi bagi Jurnalisme Warga Noken yang digagas para sahabat jurnalis dan aktivis di Wamena, Papua

© 2017-2022 Nokenwene.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Contact
  • Depan
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Nokenwene.com – Jurnalisme Warga Noken
  • Tentang Kami

© 2022 Nokenwene