YAHUKIMO—Pemerintah Kabupaten Yahukimo melalui Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan menggelar pelatihan rajut noken bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan, di Kabupaten Yahukimo, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Yahukimo, Suhaytno, S.H., M.Si. Turut hadir Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan bersama staf serta para peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Suhaytno menyampaikan bahwa pelatihan rajut noken merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk melestarikan budaya lokal sekaligus meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Pelatihan ini sangat penting karena noken bukan hanya kerajinan tangan, tetapi merupakan identitas dan warisan budaya masyarakat Papua yang harus kita jaga dan lestarikan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat mengembangkan keterampilan merajut noken sehingga memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, kaum perempuan memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui pengembangan usaha kreatif.
“Saya berharap ibu-ibu peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, memanfaatkan kesempatan yang diberikan, dan mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi peluang usaha produktif. Dengan demikian, hasil kerajinan noken tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga dapat dipasarkan dan menghasilkan pendapatan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kreativitas produk kerajinan lokal agar noken Yahukimo memiliki daya saing serta mampu dikenal lebih luas.
Pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada pelestarian budaya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Yahukimo.
Pemerintah Kabupaten Yahukimo melalui Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan pengembangan produk lokal berbasis potensi daerah.
