Wamena, nokenwene.com – Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Balim Tengah resmi melantik ketua, koordinator, dan anggota Badan Pengurus periode 2026–2031. Pelantikan dilakukan saat ibadah Minggu (27/09/26) pagi, di GKII Jemaat Allah Ninom Wamena.

Ibadah diawali dengan puji-pujian dan doa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Firman Tuhan oleh Pdt. Buzz Maxey. Mengutip Firman dari Roma 12:1-8, Pdt. Buzz menekankan pentingnya pembaruan hidup, kerendahan hati, kebersamaan sebagai satu tubuh, serta penggunaan karunia yang diberikan Tuhan untuk melayani.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam keberlanjutan pelayanan GKII Daerah Balim Tengah. Para pengurus menerima amanah dan tanggung jawab sesuai dengan bidang pelayanan masing-masing untuk menjalankan tugas selama periode lima tahun ke depan.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Daerah GKII Balim Tengah, Pdt. Weja Marian, Sm.Th, didampingi Sekretaris GKII Daerah Balim Tengah, Pdt. Herlince Beri Ledang, S.Pd., M.Pd.
Akhir dari rangkaian pelantikan, dilakukan penandatanganan berita acara oleh Ketua Daerah, Ketua Badan Pengurus, dan para saksi. Selanjutnya, berita acara diserahkan kepada diserahkan kepada Ketua – Ketua Komisi sebagai tanda dimulainya tugas pelayanan periode 2026–2031.
Dalam sambutannya, Ketua Daerah GKII Balim Tengah, Pdt. Weja Marian, Sm.Th, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam kepengurusan GKII Daerah Balim Tengah periode lima tahun ke depan.

“Terima kasih atas partisipasinya dalam kepengurusan GKII Daerah Balim Tengah periode lima tahun ke depan,” ujar Pdt. Weja Marian.
Ia juga menyampaikan bahwa Badan Pengurus Harian BPDH sudah menjalankan program setelah kegiatan Konda kemarin. Jadwal pelayanan sudah bekerja berlangsung setiap Senin,Rabu, dan Sabtu, dan selama September ini sudah berjalan
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Perkaria, Firdaus Wenda, S.Pd., M.SM, menyoroti pentingnya kehadiran dan keterlibatan seluruh pengurus dalam menjalankan tugas pelayanan.
Firdaus menyampaikan bahwa dalam kegiatan pelantikan tersebut, jumlah kehadiran kaum perempuan dinilai lebih banyak dibandingkan kaum laki-laki. Ia berharap para pengurus, khususnya kaum laki-laki, dapat lebih aktif dalam setiap kegiatan pelayanan yang telah dijadwalkan.
“Kita sudah mulai bekerja. Undangan pelantikan sudah disampaikan, tetapi masih banyak bapak-bapak yang belum hadir. Ke depan, kalau ada kegiatan, saya akan mengingatkan dan mengajak langsung, termasuk mendatangi rumah apabila diperlukan,” tegas Firdaus.
Ia menekankan bahwa kepengurusan yang telah dilantik harus segera bergerak dan menjalankan tanggung jawab pelayanan secara bersama-sama.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal bagi seluruh Badan Pengurus untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, kebersamaan, dan ketulusan dalam melayani Tuhan serta jemaat selama periode 2026–2031 (*).
Pewarta: Mair Yikwa/Jurnalis Warga Noken Wamena*
