Sabtu, Januari 17, 2026
NokenWene
No Result
View All Result
No Result
View All Result
NokenWene
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Masyarakat Ketimafit Menilai Aparatur Desa Tidak Melakukan Muskam Secara Terbuka

in Ekonomi
Masyarakat Ketimafit Menilai Aparatur Desa Tidak Melakukan Muskam Secara Terbuka

Fransiska Tabuni, warga Kampung Ketimafit - JW/Sonny

Share on WAShare on FB

Wamena, nokenwene.com – Masyarakat Kampung Ketimafit Distrik Wouma, Meniali aparatur pemerintah Kampung setempat tidak pernah melakukan musyawara kampung (Muskam) perihal dana desa secara terbukan dan transparan sebagaimana juknis dari dana desa itu sendiri.

Informasi yang dihimpun jurnalis warga setempat mengungkapkan,  pemerintah kampung  Ketimafir telah melakukan muskam pada tanggal 4 mei 2021, akan tetapi sebagian warga kampung  Ketimafit tidak mengetahuinya, akibatnya usulan program yang mestinya dimusyawarhkan tidak tersampaikan.

RelatedPosts

APBD Induk Kabupaten Yahukimo Tahun 2026 Turun Drastis

DPRK Yahukimo Buka Sidang APBD Induk 2026

“Muskam yang dilakukan di Desa kami tidak perna melibatkan masyarakat yang ada di Desa Ketimafit, aparat desa RT-RT yang ada saja yang selalu Muskam, kami masyarakat tidak tahu, kami tidak perna dilibatkan” Ungkap Fransiska Tabuni, warga kampung Ketimafit kepada jurnalis warga, sabtu 05/06/2021.

Akibatnya kata Fransiska, berbagai program kebutuhan masyarakat yang mestinya disampaikan pada forum musyawara kampung , tapi tidak perna tersampaikan sehingga dana desa pun tidak perna tepat sasaran.

“Nanti setelah dana sudah cair apa yang kami masyarakat mau usulkan itu sudah tidak bisa, dan kami juga tidak perna tahu berapa besaran dana desa tersebut” Kata Fransiska Tabuni.

Untuk itu kedepannya, Ia berharap agar pemerintah kampung, melakukan musyawara kampung, terutama tentang dana desa ini secara terbuka melibatkan semua komponen masyarakat.

“Untuk harapan kedepan dari desa mungkin bisa buat undangan libatkan masyarakat dalam kegiatan muskam” Harap Fransiska Tabuni.

Dino Tabuni, Pendamping Lokal Kampung Ketimafit – JW /Sonny

Sementara itu, Pendamping Lokal Desa (PLD), Kampung Ketimafit, Dino Tabuni mengatakan, sejak dirinya ditugaskan sebagai PLD pada tahun 2017 lalu, hingga saat ini tidak perna dilibtakan dalam musyawara kampung.

“Sudah 4 tahun tapi selama kegiatan Muskam beberapa tahun itu saya tidak perna dilibatkan sebagai pendamping lokal desa, padahal dalam saya punya tugas itu harus mendampingi kegiatan desa, dan muskam saya yang harunya bergerak, persiapkan tempat dan warga untuk sama-sama dalam kegiatan muskam” Ujar Dino Tabuni.

Diano mengatakan, ia bahkan baru mengetahui jika kampung Ketimafit sudah melaksanakan Muskam beberapa waktu lalu, padahal dirinya harus hadir karena pendamping Distrik dan Kampung sedang tidak berada ditempat.

“Pendamping Distrik atau Desa kosong , suda tidak ada di Wamena sejak beberapa tahun lalu, sementara pendamping lokal desa saya sendiri tapi tidak dilibatkan juga” Katanya.

Dengan demikian kedepannya Dino berharap agar pemerintah Kampung Ketimafit bisa lebih terbuka dan membangun koordinasi dengan Pendamping Lokal (PLD) setempat.

“Karena yang melekat dengan kepala kampung untuk kerja sama adalah kami pendamping lokal desa. Jadi harapan saya kepala kampung dan aparat kampung BMK mau adakan Muskam harus koordinasi ke kami” ujar Dino Tabuni.

Pewarta: Sonny Wamy / Jurnalis Warga Noken Wamena.

SendShareTweet

Nokenwene.com merupakan media publikasi bagi Jurnalisme Warga Noken yang digagas para sahabat jurnalis dan aktivis di Wamena, Papua

© 2017-2022 Nokenwene.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Contact
  • Depan
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Nokenwene.com – Jurnalisme Warga Noken
  • Tentang Kami

© 2022 Nokenwene