Jumat, Maret 13, 2026
NokenWene
No Result
View All Result
No Result
View All Result
NokenWene
No Result
View All Result
Home Pendidikan dan Kesehatan

Setelah Dikeluarkan Dari Asrama, Mahasiswa Dari Dua Dsitrik Ini Bikin Gubuk Sendiri

in Pendidikan dan Kesehatan
Setelah Dikeluarkan Dari Asrama, Mahasiswa Dari Dua Dsitrik Ini Bikin Gubuk Sendiri

Mahasiswa sedang bangun gubuk - Dok. Mahasiswa.

Share on WAShare on FB

Wamena, nokenwene.com – Setelah dikeluarkan dari asrama Rusunawa Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura , mahasiswa dari Distrik Tagime dan Tagineri Kabupaten Jayawijaya, berupaya membangun gubuk berukuran 7 x 9 meter untuk tempat tinggal sementara di Pugo Lego Waena Jayapura.

Sebelumnya, sejak jumat (21/05/2021) penghuni asrama Rusunawa Uncen diminta untuk mengosongkan asrama karena akan direnovasi oleh pihak rektorat Uncen.

RelatedPosts

Pengurus Sekolah Adat Hugulama Bentuk Panitia Festival Ke II

YBSI Gelar Perayaan Valentine Day Bersama Seluruh Guru dan Siswa

Mahasiswa dari Distrik Tagime dan Tagineri yang sebelumnya tinggal di rusnawa Uncen pun berinisiatif untuk membangun sebuah gubuk di sekitar asrama rusunawa Uncen.

“kami tinggal di asrama rusunawa dan kami disuruh keluar, kami tidak ada tempat untuk tinggal, jadi kami langsung ambil alih dan inisiatif bangun pondok” Ungkap Ornel Tabuni, Koordinator Mahasiswa dari 2 Distrik tersebut, jumat,28/05/2021.

Ornel mengatakan, setlah pihaknya dikeluarkan dari asrama Uncen, Ikatan Mahasiswa Distrik Tagime dan Tagineri melakukan pertemuan dan disepakati bangun sebuah gubuk sementara sebagai tempat tinggal.

“asrama atau gubuk kita bangun untuk kedua ikatan distrik ini (Tagime dan Tagineri), kami keluar buat pertemuan. Ini atas nama kedua ikatan Tagime dan Tagineri” Ujarnya.

Ornel  Tabuni lebih jauh mengatakan, pembangunan gubuk dilakukan dengan bahan bangunan sederhana dan seadanya, berupa seng, balok, papan, paku dan bahan lainnya yang semuanya disumbang para mahasiswa dan dan beberapa pihak lain.

“Dan lokasih tempat ini kami belum bayar sama sekali tapi kami langsung masuk dulu, kalo yang punya tanah datang kita akan bicarakan, kami bangun dulu” ungkapnya.

Untuk Itu Ornel atas nama mahasiswa lainnya dari Distrik Tagime dan Tagineri berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, terlebih khusus Pemerintah dari kedua Distrik Tersebut.

“Kepala Distrik dan Kepala – kepala  Kampung (dari dua distrik) dan orang tua kami di rumah itu yang kami harapkan (dukungan). Kepala Distrik Tagime kami suda komunikasi, jawaban belum ada tapi suda komunikasi” kata Tabuni.

Pewarta: Dino Tabuni/ Jurnalis Warga Noken.

SendShareTweet

Nokenwene.com merupakan media publikasi bagi Jurnalisme Warga Noken yang digagas para sahabat jurnalis dan aktivis di Wamena, Papua

© 2017-2022 Nokenwene.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Contact
  • Depan
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Nokenwene.com – Jurnalisme Warga Noken
  • Tentang Kami

© 2022 Nokenwene