Selasa, September 8, 2026
NokenWene
No Result
View All Result
No Result
View All Result
NokenWene
No Result
View All Result
Home Advetorial

Kekeringan Ganggu Distribusi Pangan, Pemkab Yahukimo Salurkan 483 Ton Beras Bagi Masyarakat

in Advetorial
Kekeringan Ganggu Distribusi Pangan, Pemkab Yahukimo Salurkan 483 Ton Beras Bagi Masyarakat
Share on WAShare on FB

Dekai,nokenwene.com—Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di 51 distrik di tengah kondisi kekeringan dan terganggunya distribusi pangan.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, S.IP., melalui Dinas Ketahanan Pangan. Penyerahan turut dihadiri Asisten II Setda Yahukimo, Kapolres Yahukimo, pimpinan OPD, jajaran Dinas Ketahanan Pangan, 51 kepala distrik, Ketua PGGY, serta sejumlah undangan.

RelatedPosts

Wakil Bupati Yahukimo Serahkan Bantuan Beras untuk 51 Distrik di Tengah Situasi Kekeringan

Kesbangpol Yahukimo Gelar Sosialisasi PP tentang Bantuan Keuangan Partai Politik

Dalam sambutannya, Esau mengatakan kondisi yang dihadapi masyarakat Yahukimo merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

“Kita menghadapi kondisi ini bersama-sama. Jangan saling menyalahkan, tetapi mari kita mencari solusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Esau.

Menurut dia, gangguan distribusi pangan dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kondisi cuaca, menurunnya debit sungai, keterbatasan transportasi udara hingga faktor keamanan yang menyebabkan sejumlah penerbangan menuju distrik mengalami penundaan.

Kondisi geografis Yahukimo yang bergantung pada transportasi udara, sungai, dan laut membuat gangguan distribusi berdampak langsung terhadap ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok.

Esau menyebut harga beras yang dalam kondisi normal berada di kisaran Rp18.000-Rp20.000 per kilogram dapat melonjak hingga sekitar Rp50.000 per kilogram ketika pasokan terbatas.

483 Ton Beras Telah Masuk

Untuk menjaga ketersediaan pangan, Pemkab Yahukimo terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam proses distribusi.

Hingga saat ini, sekitar 483 ton beras telah masuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di 51 distrik dan ibu kota Kabupaten Yahukimo, Dekai.

Pemerintah juga merencanakan tambahan pasokan sekitar 1.500 ton beras pada bulan berikutnya.

Masyarakat diminta tidak panik maupun melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah memastikan beras akan disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan data penerima.

“Bantuan ini bukan untuk diperjualbelikan. Ini untuk masyarakat yang membutuhkan,” tegas Esau.

Kepala Distrik Diminta Awasi Penyaluran

Sebanyak 51 kepala distrik diminta memastikan bantuan diterima masyarakat sesuai data dan wilayah masing-masing.

Pengawasan juga akan melibatkan Satpol PP, TNI, dan Polri untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan bantuan.

Masyarakat diminta melapor apabila menemukan bantuan beras diperjualbelikan atau tidak diberikan kepada warga yang berhak.

Pemkab Yahukimo juga akan memperbaiki mekanisme distribusi di tingkat RT/RW untuk mencegah tumpang tindih dan ketidakmerataan.

Pengurus RT/RW diminta memastikan pendataan dan pembagian dilakukan secara jujur serta bertanggung jawab.

Pemerintah Jaga Jalur Distribusi

Selain mendatangkan pasokan dari luar wilayah, pemerintah juga berupaya mengangkut beras dari daerah yang masih memiliki stok menuju Dekai melalui jalur sungai.

Esau mengatakan kelancaran distribusi sangat bergantung pada kondisi keamanan. Karena itu, masyarakat diminta bersama-sama menjaga jalur transportasi agar kapal pengangkut logistik dapat beroperasi dengan aman.

Pemerintah juga mengajak gereja dan para tokoh agama turut membantu menjaga kedamaian serta mendata warga yang membutuhkan perhatian pemerintah.

“Tokoh agama mempunyai peran penting untuk menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat melalui gereja, keluarga, kampung, suku, dan wilayah masing-masing,” ujarnya.

Selain beras, pemerintah menyebut sekitar 8.000 liter minyak goreng juga tersedia untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Pemkab Yahukimo mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar distribusi bahan kebutuhan pokok dapat berjalan lancar.

Pemerintah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan terus menjadi perhatian, terutama di tengah kondisi kekeringan dan terbatasnya akses transportasi di sejumlah wilayah Yahukimo.(Redaksi) 

SendShareTweet

[vc_row full_width="stretch_row" vc_row_background="" css=".vc_custom_1672371101582{padding-top: 60px !important;padding-bottom: 30px !important;background-color: #000000 !important;}" footer_text_color="#ededed"][vc_column css=".vc_custom_1516269714228{padding-right: 60px !important;}" el_class=".footer_column"][vc_column_text]

Nokenwene.com merupakan media publikasi bagi Jurnalisme Warga Noken yang digagas para sahabat jurnalis dan aktivis di Wamena, Papua

[/vc_column_text][vc_separator color="custom" accent_color="#bcbcbc" css=".vc_custom_1672371154094{margin-bottom: 20px !important;}"][vc_row_inner][vc_column_inner width="1/4"][/vc_column_inner][vc_column_inner width="1/2"][vc_column_text css=".vc_custom_1672371122977{margin-bottom: 0px !important;}" el_class=".copyright"]

© 2017-2022 Nokenwene.com. All rights reserved.

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width="1/4"][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_column][/vc_row]

No Result
View All Result
  • Contact
  • Depan
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Nokenwene.com – Jurnalisme Warga Noken
  • Tentang Kami

© 2022 Nokenwene