Dekai,nokenwene.com—Bupati Kabupaten Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H., M.H., mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk menjadi agen perubahan yang mampu membawa kesejukan serta solusi di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskannya saat memimpin apel pagi ASN di halaman Kantor Bupati Yahukimo, Senin (10/08/2026).
Dalam arahannya, Bupati Didimus terlebih dahulu menekankan pentingnya kedisiplinan dan kehadiran pegawai dalam kegiatan apel pagi sebagai fondasi utama pelayanan publik.
”Apel ini penting. Apel itu tempat kita menunjukkan bahwa kita juga ada. Kita ini satu kekuatan, satu persatuan, dan satu persekutuan,” tegas Didimus di hadapan para peserta apel.
Ia mengingatkan bahwa tingkat kehadiran ASN dalam apel cerminan komitmen serta integritas kerja. Pegawai yang enggan mengikuti apel dinilai perlu mengevaluasi kembali kesadaran dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara.
Respons Terhadap Kelangkaan BBM dan Dinamika Daerah
Selain menekankan disiplin internal, Bupati Yahukimo juga menyoroti berbagai tantangan daerah terkini, salah satunya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berdampak pada pasokan sembako dan kenaikan harga di pasar.
Menyikapi hal tersebut, ia meminta ASN untuk tetap tenang, berpikir rasional, serta menjadi penyejuk di tengah kekhawatiran warga. Menurutnya, kendala pasokan BBM ini dipengaruhi faktor alamiah (debit air sungai yang surut sehingga kapal bersandar di wilayah transit) serta dinamika ekonomi yang dialami secara nasional maupun global.
”Kita tidak boleh menjadi orang-orang yang meresahkan, tetapi harus menjadi orang-orang yang memberikan kesejukan. Semua ini adalah orang-orang yang sudah dilatih untuk menjadi berkat, menjadi agen perubahan, dan membawa perubahan positif di lingkungan kita,” ujar Bupati.
Didimus juga mengajak jajarannya dan masyarakat untuk beradaptasi secara bijak, salah satunya dengan mengoptimalkan konsumsi pangan lokal serta memanfaatkan sumber daya lokal yang ada.
Literasi dan Informasi Akurat bagi Masyarakat
Menutup arahannya, Bupati Didimus meminta ASN untuk rajin meningkatkan literasi, membaca referensi, dan terus memperbarui informasi resmi yang akurat. Peran ini sangat penting agar ASN dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat, sehingga warga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang meresahkan.
”Jadilah agen perubahan, baca literatur, ikuti perkembangan, dan berikan informasi yang akurat kepada masyarakat kita. Tujuannya supaya kita bisa hidup survive dan mempertahankan diri dalam keadaan-keadaan sulit,” tutupnya.(Redaksi)
