Wmanea, nokenwene.com – Dalam rangka memperingati Hari Pencurahan Roh Kudus (Pentakosta), Jemaat GKII Moria Wamena menggelar ibadah syukur sekaligus pembaptisan ke-XI pada Minggu (24/5/2026), bertempat di Gereja Moria Wamena.
Ibadah berlangsung penuh sukacita dan khidmat dengan mengangkat tema: “Biarlah Rohmu Menyala-Nyala”, yang diambil dari firman Tuhan dalam Roma 12:11: yakni Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.”
Khotbah dalam ibadah tersebut disampaikan oleh Pendeta Endang Yogobi. Dalam khotbahnya, ia menjelaskan makna Hari Pentakosta sebagai peristiwa turunnya Roh Kudus kepada murid-murid Yesus, yang terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus.
Pendeta Endang menegaskan bahwa setiap orang percaya tidak hanya dipanggil untuk mendengar firman Tuhan, tetapi juga menjadi pelaku firman dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat tempat dimana orang percaya itu berada.
“Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, kita harus hidup dalam tuntunan Roh Kudus dan menjadi pelaku firman Tuhan, bukan hanya pendengar saja,” jelasnya dalam khotbah.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pembaptisan kudus kepada dua anak, yakni Yunita dan Yuniati. Pembaptisan tersebut dipimpin oleh Wakil Gembala Moria, Herlince Beri Lendang.
Pembaptisan tersebut menjadi bagian dari pelayanan gereja dalam meneguhkan iman jemaat di tengah perayaan Hari Pentakosta tahun 2026.
Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh sukacita jemaat yang hadir dalam perayaan tersebut (*).
Pewarta: Mair Yikwa/Jurnalis Warga Noken Wamena*
