Wamena, nokenwene.com – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Jayawijaya dan sekitarnya menyebabkan bencana banjir serta longsor di beberapa daerah, di antaranya Distrik Tagime, Tagineri, Bolakme, dan kawasan sepanjang aliran Kali Tagi.
Dampak cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga di pinggiran Kali Tagi turut terdampak banjir akibat meluapnya debit air kali Tagi. Warga terpaksa meningkatkan kewaspadaan dan menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.
Selain pemukiman warga, longsor juga terjadi di beberapa titik ruas jalan utama. Di wilayah Bolakme, sebagian badan jalan dilaporkan hanyut sehingga mengganggu akses transportasi masyarakat pada jalur Wamena–Tolikara serta Wamena–Kelila–Bokondini.
Kondisi ini menyebabkan mobilitas warga, distribusi bahan kebutuhan pokok, dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut terganggu.
Warga berharap pemerintah daerah serta instansi terkait segera turun tangan dengan menurunkan alat berat, melakukan pembersihan material longsor, serta memperbaiki jalan yang rusak agar aktivitas masyarakat kembali normal.
“Kami berharap ada tindakan cepat dari pemerintah, karena masyarakat sangat membutuhkan akses jalan dan bantuan bagi warga yang terdampak banjir,” ujar salah satu warga setempat, minggu (19/04/2026).
Hingga saat ini, masyarakat diimbau tetap waspada karena hujan masih berpotensi turun dan dapat memicu banjir maupun longsor susulan di kawasan rawan bencana (*).
Pewarta: Mair Yikwa/Jurnalis Warga Noken Wamena*
