Dekai,nokenwene.com—Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, S.IP., mendorong percepatan pembangunan dan penyelesaian jalan darat Trans Jayapura–Wamena–Dekai.
Aspirasi tersebut disampaikan kepada Komisi V DPR RI dengan harapan pembangunan akses transportasi darat yang strategis bagi masyarakat Papua Pegunungan dapat diselesaikan pada 2027–2028.
Esau Miram menilai, konektivitas jalan darat merupakan kebutuhan penting untuk membuka akses wilayah pedalaman, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Yahukimo dan wilayah sekitarnya.
Ia berharap pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap percepatan pembangunan jalan, penyelesaian jembatan, serta pembukaan akses darat dari Wamena menuju Kabupaten Yahukimo hingga Pegunungan Bintang.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena akses transportasi yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.
Jalan Darat Diharapkan Membuka Keterisolasian
Pembangunan jalan darat Trans Jayapura–Wamena–Dekai bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian penting dari upaya membuka keterisolasian wilayah pedalaman Papua Pegunungan.
Dengan tersedianya akses jalan yang memadai, distribusi bahan pokok dan berbagai kebutuhan masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar. Selain itu, biaya transportasi berpotensi ditekan sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Konektivitas darat juga diharapkan memperluas akses terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di kampung-kampung yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi barang, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat hubungan ekonomi antardaerah.
Pemkab Yahukimo Harapkan Dukungan Pemerintah Pusat
Pemerintah Kabupaten Yahukimo berharap aspirasi percepatan pembangunan jalan darat tersebut mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Komisi V DPR RI, dan seluruh pihak terkait.
Dukungan tersebut diharapkan diwujudkan melalui perencanaan yang matang, ketersediaan anggaran, serta pelaksanaan pembangunan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penyelesaian jalan Trans Jayapura–Wamena–Dekai juga diharapkan menjadi fondasi penting bagi peningkatan konektivitas antarwilayah, pemerataan pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Yahukimo serta Papua Pegunungan secara luas.
Target penyelesaian pada 2027–2028 menjadi harapan yang didorong melalui aspirasi tersebut. Namun, realisasi target itu tetap bergantung pada perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan oleh pemerintah serta instansi terkait.
Jalan Darat, Harapan Baru bagi Masyarakat Papua Pegunungan
Percepatan pembangunan jalan darat menjadi salah satu harapan masyarakat untuk memperoleh akses transportasi yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih mudah dijangkau, serta kesempatan ekonomi yang semakin terbuka.
Bagi masyarakat Yahukimo dan wilayah pedalaman Papua Pegunungan, jalan darat bukan hanya penghubung antardaerah, tetapi juga sarana penting untuk mendukung kehidupan sehari-hari dan mempercepat kemajuan daerah.
Melalui aspirasi yang disampaikan kepada Komisi V DPR RI, Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram, mendorong agar pembangunan jalan Trans Jayapura–Wamena–Dekai mendapat perhatian dan dukungan nyata sehingga dapat diselesaikan sesuai target yang diharapkan.
Jalan darat membuka akses, memperkuat konektivitas, dan menghadirkan harapan bagi pemerataan pembangunan serta masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua Pegunungan.(Redaksi)
