Dekai,nokenwene.com—Pemerintah Kabupaten Yahukimo melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok serta barang penting di wilayah Kabupaten Yahukimo.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Yahukimo, Mega Jordens Pakan, S.H., M.M., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas, terutama bahan bakar minyak (BBM), beras, dan oli.
Untuk harga BBM, Pertalite saat ini berada pada kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per liter, minyak tanah Rp35.000 hingga Rp40.000 per liter, sedangkan solar mencapai sekitar Rp40.000 per liter.
Sementara itu, harga beras premium berada pada kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram, sedangkan beras Marauke dijual dengan harga sekitar Rp21.000 hingga Rp25.000 per kilogram.
Diskoperindag juga mencatat bahwa persediaan beras di tingkat pedagang eceran mulai menipis. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh kepanikan konsumen yang melakukan pembelian beras dalam jumlah besar.
Selain BBM dan beras, harga oli juga mengalami kenaikan. Harga eceran yang sebelumnya berada pada kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per liter, kini mencapai sekitar Rp70.000 per liter, atau mengalami kenaikan sekitar Rp10.000 per liter.
Kenaikan harga oli dipengaruhi oleh meningkatnya harga dari distributor. Selain itu, persediaan oli di wilayah Jayapura dan Timika dilaporkan mengalami kekosongan, sehingga berdampak terhadap ketersediaan dan harga oli di Kabupaten Yahukimo.
Dinas Koperindag Kabupaten Yahukimo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan atau panic buying. Masyarakat diharapkan membeli sesuai kebutuhan agar ketersediaan barang tetap terjaga dan tidak semakin menekan harga di tingkat pedagang.
Pemerintah Kabupaten Yahukimo melalui Dinas Koperindag akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta barang penting lainnya sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga di wilayah Kabupaten Yahukimo.
Diskoperindag juga mengajak para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas pasokan serta menghindari tindakan yang dapat memicu kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.(Redaksi)
