Dekai,nokenwene.com—Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri serta masyarakat yang telah bekerja sama mengungkap dan mengamankan ratusan botol/kaleng minuman keras (miras) di Kabupaten Yahukimo.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri pemusnahan barang bukti miras di Makodim 1715/Yahukimo, Jumat (21/8/2026). Pemusnahan ini dilakukan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem, jajaran Korem dan Kodam, Satgas Intel, Dandim 1715/Yahukimo, Kapolres Yahukimo, Danyon, para perwira TNI-Polri, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Bupati Didimus Yahuli terlebih dahulu mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas perlindungan dan pertolongan-Nya sehingga seluruh pihak dapat berkumpul dalam keadaan aman. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Danrem beserta seluruh jajaran yang hadir di Kabupaten Yahukimo.
Berdasarkan Berita Acara Pemusnahan Barang Bukti Komando Distrik Militer 1715/Yahukimo Nomor BA-PUM/001/VIII/2026 tanggal 21 Agustus 2026, total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 833 botol minuman keras.

Barang bukti tersebut terdiri atas 602 botol/kaleng Iceland, 45 botol/kaleng Anggur Merah, 34 botol/kaleng Anggur API, serta 152 botol/kaleng Bir Bintang, dengan satu kemasan dalam kondisi rusak.
Pemusnahan dilakukan secara mekanis dengan cara melindas kemasan menggunakan kendaraan hingga pecah dan isinya tidak dapat digunakan kembali. Selanjutnya, isi barang bukti dibuang ke saluran. Proses pemusnahan disaksikan oleh unsur Forkopimda/Pemerintah Daerah, TNI-Polri, serta perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.
Bupati menilai keberhasilan pengungkapan dan pengamanan barang bukti tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat. Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada aparat sehingga keberadaan miras tersebut dapat diketahui dan diamankan sebelum beredar lebih luas.
“Ini adalah satu keajaiban Tuhan, satu pertolongan Tuhan dan kedahsyatan Tuhan yang diperlihatkan kepada kita. Karena kalau barang-barang ini sampai masuk dan beredar, bisa saja terjadi korban jiwa atau kekacauan di Yahukimo,” ungkap Didimus Yahuli.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Yahukimo bersama TNI dan Polri akan terus memperkuat upaya pencegahan terhadap masuk dan beredarnya minuman keras maupun barang terlarang lainnya yang dapat merusak kehidupan sosial masyarakat serta mengganggu keamanan daerah.
Ia juga mengingatkan para pedagang, pengusaha dan seluruh masyarakat agar tidak menjadikan barang terlarang sebagai bagian dari aktivitas usaha.
“Usaha yang lain boleh, tetapi usaha yang ini jangan. Itu yang selalu saya sampaikan, baik di Polres, di Pemerintah maupun di Kodim,” tegasnya.

Bupati berharap tidak ada lagi pihak yang mencoba memasukkan, menyimpan maupun mengedarkan minuman keras secara ilegal di wilayah Kabupaten Yahukimo.
Menutup sambutannya, Didimus Yahuli kembali menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri atas kerja keras dan kolaborasi dalam menjaga keamanan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Yahukimo, kata dia, siap mendukung tugas TNI dan Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan berperan aktif dalam menciptakan Yahukimo yang aman, damai dan sejahtera.(Kominfo Yahukimo)
