Sabtu, Agustus 15, 2026
NokenWene
No Result
View All Result
No Result
View All Result
NokenWene
No Result
View All Result
Home Headline

 Orasi Politik 3 Jam Lebih,  Ribuan Masa KNPB  Sampaikan Aspirasi dengan Damai di Wamena

in Headline, Polhukam
 Orasi Politik 3 Jam Lebih,  Ribuan Masa KNPB  Sampaikan Aspirasi dengan Damai di Wamena

Ribuan masa KNPB padati halaman kantor DPRP Papua Pegunungan (JW Noken)

Share on WAShare on FB

Wamena, nokenwene.com – Ribuan masa aksi dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) se wilayah adat Lapago memenuhi halaman Kantor DPRP Papua Pegunungan di Wamena, Sabtu (15/08/26). Lebih dari 3 jam, mereka sampaikan orasi politik secara damai hingga selesai.

Penyampaian orasi politik dari KNPB dihadapan ribuan masa di halaman Kantor DPRP Papua Pegunungan (JW Noken)

Pada pukul 11.00 WP, massa dari berbagai titik padati halaman Kantor DPRP Papua Pegunungan, lalu secara bergantian menyampaikan orasi politik hingga membubarkan diri pada pukul 14.30. Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara terlihat ikut memantau situasi di lapangan.

RelatedPosts

KNPB Yahukimo Gelar Aksi Nasional 15 Agustus, Soroti New York Agreement dan Persoalan Pengungsi

KNPB Yahukimo Gelar Aksi Damai, Soroti Situasi Keamanan dan Kemanusiaan di Papua

Selain isu utama tentang perjanjian New York 15 Agustus 1962, massa aksi juga menyerukan penghentian Program Strategis Nasional di Papua,  penghentian pasukan militer secara berlebihan di Papua, hingga nasib ratusan ribu pengungsi di atas tanah Papua.

“Kita ini sudah merdeka tapi indonesia mati-matian pertahankan karena perut Indonesia ada di atas tanah ini, tanah Papua” Kata seorang Perempuan dalam orasinya.

Ribuan masa KNPB Padati halaman kantor DPRP Papua Pegunungan (JW Noken)

“Kontrak politik yang dilakukan pada tahun 1962 (New York Agreement)  adalah ilegal, hari ini kami perlu menyampaikan kepada bapak- bapak DPR bahwa kontrak yang dilakukan adalah ilegal. Irian Barat (Papua) 1962 di masukan ke dalam bingkai NKRI atas kepentingan imperialis Amerika dan Belanda” Ucap Operator Lain.

Agus Kossay Ketum KNPB mengatakan, dalam oranyisa mempertanyakan sikap diam yang ditunjukan para pejabat DPRD, Bupati/Walikota, hingga MRP se tanah papua bahkan Gubernur 6 provinsi yang bersikap diam atas berbagai persoalan kemanusaiaan di tanah Papua.

“Suara rakyat Papua yang datang hari ini, yang ada di rumah dan yang akan lahir, bagaimana sebagai lembaga rakyat Papua, MRP, DPRP, Gubernur, Bupati se Papua seharusnya menyikapi situasi kemanusiaan secara menyeluruh. Tidak hanya di Papua Pegunungan tapi 6 provinsi di Papua itu adalah proyek dari negara untuk memusnahkan orang Papua di atas tanah ini” Ujarnya.

Ketum KNPB Agus Kossay saat menyerahkan aspirasi tertulis kepada ketua NGR untuk selanjutnya diserahkan kepada ketua DPRP Papua Pegunungan (JW Noken)

Kossay mengatakan, akibat konflik tak berkesudahan, bukan hanya orang Papua yang mati, tapi juga orang non Papua. Orang Papua jadi sasaran dari TNI/Polri sementara orang non Papua menjadi sasaran dari TPNPB di tanah Papua .

“Bagaimana persoalan – persoalan ini kita harus dudukan pada posisinya dan menyelesaikan politik di Papua. Dari proses – proses yang lahir itu, menunjukan kehadiran indonesia secara ilegal dan dipaksakan menjadi bagian dari bangsa ini” Tegasnya.

Oleh karena itu, Ketua Umum KNPB berharap, semua pemangku kepentingan di tanah Papua (6 Provinsi) bersatu lalu menemukan solusi. Jakarta harus buka  forum untuk selesaikan kasus Papua di meja Perundingan. Penyelesaian tidak bisa dengan cara kompromi politik sesaat.

“Kalau selama itu belum diselesaikan, rakyat akan terus melakukan perlawanan tanda kekerasan di atas tanah ini, itu tegas. Jadi saya tahu bapa dorang itu selalu ditekan oleh BIN, BAIS, Intelijen saya tahu, tapi kamu juga pura-pura tidak sakit, pura – pura tidak rasakan” Ucap Agus Kossay.

“Tapi saya mau kasih tahu, bapak dorang yang masuk dalam sistem ini ditekan oleh aparat keamanan, BIN, Bais semua habis – habisan kalau itu terjadi keluar dari sistem itu dan kembali dengan rakyat lalu kasih tahu Jakarta bahwa Papua ada masalah. Sikapnya harus di situ” Tugasnya lagi.

Selain berorasi, KNPB juga menyampaikan aspirasi secara tertulis kepada perwakilan Nieuw-Guinea Raad di Lapago dan selanjutnya disampaikan kepada DPRP Papua Pegunungan yang diterima oleh ketua DPRP Yos Elopere (*).

Pewarta: Jurnalis Warga Noken Wamena*

Tags: demo damaiKNPB Lapagoprotes new york agreementWamena
SendShareTweet

[vc_row full_width="stretch_row" vc_row_background="" css=".vc_custom_1672371101582{padding-top: 60px !important;padding-bottom: 30px !important;background-color: #000000 !important;}" footer_text_color="#ededed"][vc_column css=".vc_custom_1516269714228{padding-right: 60px !important;}" el_class=".footer_column"][vc_column_text]

Nokenwene.com merupakan media publikasi bagi Jurnalisme Warga Noken yang digagas para sahabat jurnalis dan aktivis di Wamena, Papua

[/vc_column_text][vc_separator color="custom" accent_color="#bcbcbc" css=".vc_custom_1672371154094{margin-bottom: 20px !important;}"][vc_row_inner][vc_column_inner width="1/4"][/vc_column_inner][vc_column_inner width="1/2"][vc_column_text css=".vc_custom_1672371122977{margin-bottom: 0px !important;}" el_class=".copyright"]

© 2017-2022 Nokenwene.com. All rights reserved.

[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width="1/4"][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_column][/vc_row]

No Result
View All Result
  • Contact
  • Depan
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Nokenwene.com – Jurnalisme Warga Noken
  • Tentang Kami

© 2022 Nokenwene