Wamena, nokenwene.com – Sebanyak 10 Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan dinyatakan lulus dalam Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) tahun 2026 yang akan menempuh pendidikan di pulau Jawa.
Sepuluh siswa tersebut lulus melalui tes secara online yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Bidang Pembinaan Pendidikan Menengah. Seleksi dilaksanakan di Gedung SMA Negeri 1 Dekai, Senin, (25/05/2026) di Kota Dekai Yahukimo.
Adapun 10 nama yang lolos seleksi Program ADEM 2026 Kabupaten Yahukimo yakni, (1) Victoria Hilarry Kobak, (2) Paskharia Sisilia Howani Iksomon, (3) Rut Nima Giban, (4) David Warren Heluka, (5) Marsel Des Deferetes Wolom, (6) Yehuel Weros H. Yahuli, (7) Musa Sarim Kambui, (8) Iis Susanti Kabak, (9) Robeka Momiake, (10) Elsi Simbu
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Menengah, Septinus Elopore mengatakan Para siswa terpilih ini akan melanjutkan pendidikan SMA/SMK di Pulau Jawa. Maka diharapkan kepada 10 siswa itu bisa menempu pendidikan dengan baik hingga menyelesaikan studi dan bisa kembali ke Yahukimo.
“Kegiatan seleksi ini kita laksanakan animo di Yahukimo tahun ini meningkat sehingga semua anak-anak sekolah ingin mengikuti seleksi adem kali ini sebanyak 43 Siswa sementara kuota yang ada 10 orang sehingga kita lakukan diseleksi,” katanya.
Elopore menjelaskan, untuk melaksanakan seleksi terdapat beberapa tahapan yang dilalui yakni, diawali dengan Sosialisasi, penyampaian ke orang tua murid, Guru, informasi secara pribadi, Whatsapp maupun sekolah-sekolah. Sementara Kuota yang tersedia hanya 10 orang.
“43 orang tidak bisa ikutkan semua sehingga Dinas lakukan namanya seleksi. Sehingga beri waktu ke sekolah untuk usulkan nama 5 orang. Sehingga mereka kirim ke Dinas dan lakukan test” kata Septinus Elopore.
Ia menjelaskan, banyak sekolah tidak ikutkan anak muridnya pada kesempatan emas itu. Hal itu dimungkinan akibat kelalain dari Kepala-kepala sekolah yang tidak merespon cepat informasi yang disampaikan melalui sekolah dan Whatsapp atau pesan elektronik lainnya.
“Kegiatan ini tranparan ya, Kami ambil media tesnya online, dengan kuis ini supaya tidak ada kecurigaan bahwa yang terpilih itu dari panitia. Harapan tidak ada kecurigaan dari masyarakat dan peserta yang ikut sehingga kita seleksi secara online”terang Septinus Elopore.
Sementara itu, David Heluka salah satu Murid yang lulus program Adem 2026 menyampaikan terima kasih kepada panitia dan dinas pendidikan Kabupaten Yahukimo karena telah memberikan ruang seluas-luasnya kepada siswa agar lulus berdasarkan kemampuan. Seleksi juga transparan secara online sehingga tidak ada kecurigaan dalam proses seleksi, sehingga Ia merasa puas.
“Puji Tuhan Kita Tes Adem Awalnya orang selalu bilang kalau kita tes adem ini banyak Suap Menyuap tapi kali ini ternyata dapat secara transparan jadi guru-guru maupun orang tua bisa lihat secara langsung jadi kita sangat puas dengan tes kali ini. Puji Tuhan, Terima Kasih kepada Panitia, Guru-guru dan Orang Tua,” kata David salah satu peserta lulus saat seleksi adem Yahukimo 2026 (*).
Pewarta: Jurnalis Warga Noken Wamena*
