Kamis, Februari 26, 2026
NokenWene
No Result
View All Result
No Result
View All Result
NokenWene
No Result
View All Result
Home Headline Polhukam

Polres Yahukimo Bebaskan Ketua Sektor Solbi KNPB Yahukimo

in Polhukam
Ketua Diplomat KNPB Yahukimo, Kone R. Kobak bersama anggotanya (Ist).
Share on WAShare on FB

Wamena, nokenwene.com – Polres Yahukimo dikabarkan telah bebaskan Menggel Soma selaku Ketua Sektor Solbi, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Yahukimo, pada selasa (23/2/206/) pukul 10:23  malam waktu Papua. Ia diantarkan ke rumah keluarga di jalan KPU lama Yahukimo.

Menggel Soma ditangkap oleh aparat gabungan, termasuk Satgas Operasi Damai Cartenz, Satgas Operasi Habema, Kodim 1715 Yahukimo, dan Polres Yahukimo beberapa waktu lalu.

RelatedPosts

Polres Yahukimo Diminta Hentikan Penangkapan Liar Warga Sipil dan Pelajar

TPN PB: Investor Asing Hentikan Kerja Sama Pemerintah RI untuk Masuk di Tanah Papua  

Keterangan ini disampaikan, Kone R.Kobak, selaku Ketua  Diplomasi KNPB Yahukimo, kepada nokenwene.com di Wamena, pada Rabu (25/2/2026). Ruben mengungkapkan setelah ditangkap dan  ditahan, Menggel Soma sempat dipukuli hingga pingsan untuk mengaku sejumlah persoalan termasuk mengaku sebagai kombatan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

“D isana ia di kriminalisasi untuk mengakui sebagai anggota Kombatan TPNPB sehingga melakukan pemukulan melalui sepatu laras brimob di wajah mengakibatkan pusing di dalam Ruang interogasi Polres Yahukimo serta dalam tubuh belakang nya mengalami penyiksaan militer gabungan polres Yahukimo,” Ungkap Kobak.

Selanjutnya, Ruben mengatakan pihak Polres Yahukimo melalui Kasat Reskrim  tidak mengakuinya, Menggel Soma tidak dipukuli maupun penyiksaan di tubuh hingga dibebaskan. “Kami juga menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mengadvokasi kasus penangkapan liar di dekai Yahukimo,” Ucap Ruben.

Atas situasi tersebut, KNPB sebagai media rakyat Papua dalam konteks Perjuangan Pembebasan Bangsa Papua, pihaknya menilai bahwa kepolisian khususnya polres Yahukimo gagal dalam penanganan konflik bersenjata antara Kombatan TPNPB -OPM dan Militer gabungan TNI dan polri di Yahukimo.

“Konflik politik bersenjata antara Kombatan TPNPB -OPM dan TNI -polri harus menjunjung tinggi hukum Humaniter internasional (HHI) sesuai piagam PBB, apapun alasannya warga sipil harus dilindungi. Namun faktanya dalam 2 bulan ini militer gabungan Indonesia menangkap 30 warga sipil di dekai Yahukimo,” Tegasnya.

Pewarta: Onoy Lokobal –  Jurnalis Warga Noken Wamena*

Tags: Kekerasan PapuaKNPBKNPB YahukimoPapuapenangkapan
SendShareTweet

Nokenwene.com merupakan media publikasi bagi Jurnalisme Warga Noken yang digagas para sahabat jurnalis dan aktivis di Wamena, Papua

© 2017-2022 Nokenwene.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Contact
  • Depan
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Nokenwene.com – Jurnalisme Warga Noken
  • Tentang Kami

© 2022 Nokenwene