Wamena, nokenwene.com – Festival Sekolah Adat Hugulama Ke-I 2026 secara resmi akan ditutup pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Kampung Yogonima, Distrik Itlay Hisage, Jayawijaya, Papua Pegunungan. Penutupan ini tentu akan ditandai dengan ibadah atau misa bersama pengurus sekolah adat, masyarakat adat, pihak gereja dan pemerintah daerah.
Festival ini menjadi ruang dialog damai yang bermartabat bagi masyarakat adat Hugula dalam merefleksikan diri di tengah arus perubahan sosial. Bagi masyarakat adat kegiatan ini sangat positif lantas menghidupkan kembali relasi antara masyarakat adat dengan Tuhan, leluhur, alam semesta dan sesama manusia dalam pesta budaya.
Ragam kegiatan yang dilakukan pada perayaan ini antara lain, misa/ibadah pembukaan, seminar dan lokakarya, Fokus Diskusi Group (FGD), pertunjukkan seni dan budaya, musik tradisional, tarian, cerita rakyat dan puisi rakyat, kerajinan tangan, pameran hasil bumi dan lainnya. Dalam serangkaian kegiatan tersebut menghimpun ide, dan gagasan, membangun kesadaran dan komitmen bersama bagi generasi muda, tokoh adat, tokoh gereja, pemerintah kampung dan kabupaten serta mitra lainnya.
Iven ini diisiasi oleh pengurus Seoklah Adat Hugulama Sekolah Adat Santo Yohanis Pembaptis I Yogonima, Sekolah Adat Santo Yohanis Pembaptis II Itlay Hisage, Sekolah Adat Sagesalo, Sekolah Adat Sagesalo, Sekolah Adat Walelagama, Sekolah Adat Alep Meke Hanorasuok Sekan Dalam, Sekolah Adat Holal Yakuluok Sekan, dan persiapan sekolah adat lain. Pihaknya bekerja sama dengan tokoh adat, gereja, pemerintah kampung dan daerah serta elemen masyarakat lainnya.
Festival ini diharapkan menjadi agenda rutin bagi pengurus sekolaha dat, masyarakat adat, pihak gereja dan pemerintah daerah untuk mengaktualisasi ruang belajar, dialog dan advokasi terhadap nilai-nilai kearifan lokal serta dalam membentuk karakter, dan identitas generasi penerus. Panitia mengharapkan agar semua pihak hadir untuk menyaksikan pentupan kegiatan festival.
Dengan berakhirnya festival ini, panitia berharap semangat yang telah terbangun tidak berhenti pada perayaan semata, melainkan dapat menghidupkan di dalam keluarga, honai adat, kampung, gereja, sekolah adat dan komunitasnya. Semua hal positif yang dibahas dalam festival ini benar-benar dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam Sekolah Adat Hugulama.
Sekolah Adat Hugulama adalah masa depan orang Hugula. Dikatakan demikian karena sangat strategi. Strategis karena berakar pada jati diri orang Hugula. Karena itu para tetua adat dan generasi penerus dapat memperkuat eksistensi hidupnya melalui sekolah adat ini di samping mempertahankan nilai pluralisme Indonesia di Lembah Hugulama pada masa-masa yang akan datang.
Hugulama—Wamena, 24 Januari 2026
Panitia Festival Sekolah Adat Hugulama Ke-I Tahun 2026
- Bapak Yeremias Hisage (Ketua Panitia)
- Bapak Donatus Itlay (Sekretaris Panitia)
