Jumat, Maret 6, 2026
NokenWene
No Result
View All Result
No Result
View All Result
NokenWene
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Masyarakar  Kampung Helaluwa Menghendaki Muskam  Secara Terbuka dan Rutin

in Ekonomi
Merasa Sering Dibohongi Pemerintah, Masyarakat Tolak Tim Puskesmas Sosialisasi Covid-19

Kantor Kampung Helaluwa - JW Noken

Share on WAShare on FB

Wamena, nokenwene.com – Masyarakat Kampung Helaluwa Distrik Asolokobal berharap agar aparatur pemerintahan kampung setempat melakukan Musyawara Kampung (Muskam) secara terbuka dan rutin dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Tujuannya agar penggunaan dana Desa bisa tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan pembangunan yang ada pada masyarakat kampung.

Paulina Matuan, Warga Kampug Helaluwa kepada Noken Wene, minggu (25/04/2021) mengatakan, sejak lama aparatur kampung helaluwa jarang melakukan Muskam. Kalaopun ada hanya sesekali tapi tidak melibatkan masyarakat umum.

RelatedPosts

DPRP dan DPRK Imbau Warga Popukoba Tak Lagi Palang Kantor

TPN PB: Investor Asing Hentikan Kerja Sama Pemerintah RI untuk Masuk di Tanah Papua  

“dan  ketika mau adakan  muskam juga pun tidak pernah dilibatkan tokoh-tokoh setempat seperti tokoh masyarakat, pemuda, gereja, perempuan dan lain-lain, yang dilakukan hanya kepala kampung dengan  staf-staf lainnya, akhirnya dana yang cairkan tidak tepat pada sasaran” Ungkap Paulina.

Untuk itu, kedepan Paulina berharap agar aparatur kampung bisa menyelenggarakan Musyawar secara terbuka dengan melibatkan masyarakat dan tokoh-tokoh setempat, agar setiap orang bisa menyampaikan idenya untuk pembangunan kampung khususnya dari dana Desa.

“Dan  harus dilibatkan beberapa tokoh-tokoh yang ada di kampung Helaluwa agar pendapat mereka bisa disampaikan pada Muskam tersebut  dan pembangunan juga pun akan nampak jika ada kerja sama” harap Paulina.

Ketua Badan Musyawara Kampung (BMK) Donatus Himan yang dikonfirmasi mengakui, jika kampung Helaluwa jarang melakukan Musyawar dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan tokoh-tokoh yang ada di Kampung.

Sehingga kedepan, pihaknya  selaku BMK kampung, akan berupaya mendorong agenda tersebut. Saat ini, kata Donatus hendak menyiapkan undangan untuk menyelenggarakan musyawara di Kampung Helaluwa.

“sebenarnya sudah ada perencanaan untu membuat undangan  namun  ada duka secara berturut-turut di kampung helaluwa akhirnya tidak sempat untuk membuat undangan. akan membuat undangn mengenai muskam agar setiap tahun di adakan secara terbuka dan  rutin, pada saat muskam libatkan beberapa tokoh yang ada di kampung helaluwa” Ujarnya.

Sementara itu, kepala Kampung Helaluwa Yohanes Himan yang di konfrimasi mengatakan, tidak terlaksananya muskam di kampung tersebut dikarenakan adanya kesalahan komunikasi antara pemerintah Kampung dan Distrik.

“itu karena Distrik (pemerintah Distrik) bilang muskam sudah cukup di tingkat istrik, pemerintah kampung cukup bagi uang saja, jadi kita ikuti mereka” ungkapnya.

Dengan demikian kampung Helaluwa tidak melakukan Muskam.  Akan tetap kedepannya, Kepala kampung berjanji akan berupaya memfasilitasi musyawara kampung,  dan dilakukan rutin setiap tahun.

“supaya masyarakat punya keluhan seperti apa bisa disampaikan. Jadi kami di sini muskam pada hari jumat besok.  Kedepan akan selalu ada muskam, supaya masyarakat juga tahu, kita juga tahu persetujuan bersama” Ujar Kepala Kampung Helaluwa Yohanes Himan.

Pewarta: Linus Mulait / Jurnalis Warga Noken

SendShareTweet

Nokenwene.com merupakan media publikasi bagi Jurnalisme Warga Noken yang digagas para sahabat jurnalis dan aktivis di Wamena, Papua

© 2017-2022 Nokenwene.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Contact
  • Depan
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Nokenwene.com – Jurnalisme Warga Noken
  • Tentang Kami

© 2022 Nokenwene