Warga Kampung Helaluwa Sepakat Untuk Perangi Miras dan Judi

  • Whatsapp
Warga Helaluwa saat mengikuti pertemuan/ JW Noken

Wamena, nokenwene.com – Warga Kampung Helaluwa Distrik Asolokobal Kabupaten Jayawijaya, menyatakan sikap untuk perangi minuman keras (miras) judi dan aksi pencurian di wilayah kampung tersebut. pernyataan sikap itu dibuat dalam sebuah diskusi yang digagas pemuda dan mahasiswa setempat di halaman SD Inpres Minimo Kampung Helaluwa, selasa, 29/10/19.

Miras, judi dan aksi pencurian merupakan penyakit social yang kerap kali mengganggu ketentraman warga di Wamena, khususnya kampung helaluwa, sehingga pemuda, mahasiswa dan pelajar setempat menggagas diskusi menghadirkan berbagai tokoh dan masyarakat untuk membuat kesepakatan bersama.

“kami melihat banyak korban akibat mabuk (miras) kemanan terganggu, pembunuhan juga banyak, terlebih generasih muda Papua juga terancam, banyak juga orang main judi disini, pencurian, maka kami  undang untuk buat kesepakatan” Ujar Fransiskus Lokobal, salah satu pemuda mengawali diskusi tersebut.

Dikatakan, tujuan utama dari pertemuan itu tidak lain, adalah untuk mengamankan kampung Helaluwa dari penyakit social terutama pengaruh minuman keras (miras) yang menjadi ancaman besar bagi generasi muda, tapi juga mengakibatkan layanan public terganggu.

“Tidak hanya untuk keamanan tapi terutama agar generasi muda jangan hancur dengan pengaruh negative. Karena banyak orang mabuk, tidak aman, sekolah tidak jalan baik, pelayanan kesehatan juga, orang takut datang karena takut tidak aman ” Ujarnya

Inisiatif para pemuda itu disambut positif para tokoh dan masyarakat Kampung Helaluwa sehingga secara aktif memberikan masukan dan saran atas setiap poin pernyataan yang dibahas dalam diskusi.

“yang sering minum (miras) yang sering judi, yang sering bikin kacau adalah kalian anak-anak muda dan sekarang kalian yang undang kami orang tua, ibu-ibu dan masyarakat untuk buat kesepakatan . ini baik dan kita liat semua yang hadir ini mendukung, ini luar biasa, kita amankan kampung kita” ujar Yonas Wamu, salah satu tokoh masyarakat Helaluwa.

Sementara itu, Mirian Wetapo, satu dari ratusan mama-mama yang hadir, menyampaikan apresiasi atas inisiatif para pemuda, sebab apa yang dibicarakan merupakan keluhan mama-mama selama ini.

“anak-anak hari ini kita bicara ini yang selama ini kita ibu-ibu mengeluh, kenapa banyak orang mabuk, kenapa banyak main judi tapi  luar biasa, hari ini kita bicara dan kita ibu-ibu sangat setuju untuk kesepakatan ini” Ungkap Mirian, sambil member apresiasi atas inisiatif tersebut.

Sejumlah peraturan dan larangan telah disepakati bersama dalam diskusi untuk memerangi miras, judi dan aksi pencurian tersebut, jika ada yang melanggar kesepakatan tersebut akan diberikan hukuman sesuai ketentuan bersama.

diskusi dihadiri tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, tokoh perempuan dan warga kampung helaluwa.  Menganggap penting atas agenda yang akan dibahas, warga kampung melakukan upacara bakar batu (masakan tradisional untuk upacara yang dianggap penting) sebagai santap siang bersama

Pewarta: Jurnalis Warga Noken Wamena

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.