Terkait Kasus Kematian, Warga Bomela: Puskesmas Tidak Aktif

  • Whatsapp
Distrik Bomela

Dekai, nokenwene.com—Akibat tidak adanya pelayanan kesehatan di Puskesmas Bomela, 13 orang meninggal dunia dan 193 lainya masih dalam keadaan sakit.

Panuel Maling, salah satu warga masyarakat Bomela yang juga Ketua IS-UKAM melalui telepon selulernya di Dekai, (19/6/2019) mengatakan, kepala puskesmas distrik Bomela setelah dilantik hingga kini tidak pernah turun ke distrik untuk melakukan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Selain itu tidak ada juga kontrol terhadap pegawai kesehatan yang ditempatkan di Puskesmas Bomela. Maling meminta kepada kepala dinas kesehatan agar melakukan penegasan terhadap bawahannya.

Muat Lebih

“Kalau ada kepala puskesmas di lapangan dan selalu lakukan kontrol, pasti masyarakat tidak alami musibah seperti ini”, ujarnya.

Selain kepala puskesmas, Maling juga meminta agar melakukan penegasan terhadap pelayan kesehatan lainya agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang baik.

“Sekarang yang lakukan pelayanan di distrik itu dia bukan berprofesi dari kesehatan, tapi dia hanya seorang kader. Dinas kesehatan harus lakukan fungsi kontrol yang baik,” Pesanya.

Maling menjelaskan, kesakitan ini mulai dari bulan mei dan bulan juni. Dan laporan yang diterima melalui SSB dari kader, jumlah masyarakat yang meninggal sedikitnya 13 orang. Dari 13 orang ini, masing-masing anak-anak empat orang dan dewasa Sembilan orang dan yang masih sakit sebanyak 193 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, Suhayatno kepada nokenwene.com melalui ponselnya mengatakan, terkait dengan laporan, stafnya sudah menerima laporan dari salah satu kader di Bomela. Dinas kesehatan siap untuk melakukan penanganan pelayanan kesehatan terhadap warga masyarakat di distrik bomela.

“Kami di dinas sudah menerima laporan dari kader di distrik kalau yang meninggal itu bervariasi dan lima orang yang meninggal. Dan meninggalnya itu tidak serentak. Tapi pada intinya kami siap untuk membantu dan besok (Red: hari ini) tim kami akan turun ke kampung-kampung“, Kata Yatno

Terkait dengan kepala puskesmas yang tidak turun ke lapangan untuk lakukan pelayanan, Kepala Dinas tidak bisa memastikan apakah kepala puskesmas turun atau tidak karena dirinya baru dilantik beberapa bulan yang lalu dan baru tiga bulan menjabat sebagai kepala dinas.

Namun, katanya dari dinas sudah pernah lakukan pertemuan dengan kepala-kepala puskesmas se-Kabupaten Yahukimo dan melakukan penekanan kepada seluruh kepala puskesmas untuk selalu di lapangan dan tidak tinggal di kota.

Pewarta : CR 7 / JW Sagu Yahukimo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.