Rumput Mei Membawa Keindahan Tersendiri di Wamena

Komunitas Mountain FMP usau hunting bersama /JW Sagu

Dekai, nokenwene.com – Rumput Mei, salah satu rumput yang tumbuh di Kota Wamena tepatnya di Kampung Welesi Kabupaten Jayawijaya, membawah satu keindahan tersendiri bagi alam pegunungan tengah.

Rizal Lanni, Anggota Komunitas Mountain Film Maker dan Fotografer (MFMP) mengakui, dirinya sangat senang karena adanya fenomena rumput Mei di Wamena bisa membawah salah satu keindahan tersendiri di Wamena pada umumnya, dan bagi Komunitas MFMP pada khususnya. sehingga, komunitas MFMP bisa hunting bareng di tempat tersebut.

” Saya sangat senang dan saya sendiri mengucap syukur kepada Tuhan. Karena, dengan adanya fenomena alam ini kita bisa hunting bareng ” katanya kepada nokenwene.com melalui via selulernya Minggu, (5/5/2019).

Hunting yang dilakukan oleh Komunitas MFMP dengan Thema ” hunting rumput Mei, dengan Kategori ethnic, model, landscape, dan nature. Hunting kali ini kata Rizal dilakukan di Distrik Walesi, tepat bagian belakang lokasi FBLB.

” Kebetulan ini fenomena alam yang terjadi setahun sekali, jadi kita hunting disitu ” Ungkapnya

Kata Dia, hunting yang dilakulan pihaknya bersama rekan-rekannya sebagai bagian dari memperkenalkan keindahan alam Wamena

” Menarik karna fenomena alam ini terjadi di wamena, dan pastinya kita bangga. Ini adalah salah satu cara kita kenalkan keindahan kota wamena, lewat karya foto dan video teman-teman Mountain FMP ” sambungnya.

Rizal berharap, dengan adanya fenomena ini Anggota MFMP terus semangat dan terus berkarya lewat fotografer maupun Film Maker.

Sementara itu, Natto Lokobal Ketua MFMP mengatakan, Komunitas Mountain Film maker dan photograph melakukan hunting bersama. Hal yang paling menarik bagi dirinya adalah tempat yang cukup unik dan menarik .

“walaupun rumput mei tidak tumbuh rata dan dalam kondisi cuaca yang kurang baik dan perlengkapan yang tidak meyakinkan namun semangat yang super sehingga bisa mendapatkan hasil yang cukup memuaskan” ungkapnya

Natto berharap, dengan adanya kegiatan seperti itu, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bisa membuka mata, dan semoga anak asli Papua bisa menghindari dari hal-hal negatif.

“kareka dengan begitu, bisa membangun kekompakan untuk membangun Wamena terlebeihnya Papua melalui dunia digital”

Ita Asso, Anggota Komunitas Mountain FMP mengatakan dirinya merasa bangga  bisa terlibat dalam komunitas tersebut.  Fotonya bagus,pemandangan rumput mei yang indah

“hal yang paling menarik lagi adalah ketika saya menjadi model dan foto dengan mengenakan noken asli sebagai pengganti pakean” ujarnya

Ita berharap Komunitas Mountain FMP tetap kompak dan terus meningkatkan kegikegiata agar melalui Komunitas Mountain FMP bisa mencetak fotografer dan Film Maker yang handal di Wamena.

Pewarta : Jurnalis Warga Sagu Yahukimo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.