BBM Mahal, Masyarakat Minta Dinas Perindagkop Turun Lapangan

  • Whatsapp
Agus Yagoli, Koordinator Pengendara Ojek di Dekai
Agus Yagoli, Koordinator Pengendara Ojek di Dekai

 

YAHUKIMO (Noken Wene) – Terkait habisnya Bahan Bakar Minyak (BBM) di APMS Dekai Kabupaten Yahukimo dan meningkatnya harga bensin eceran membuat masyarakat resah. Koordinator pengemudi Ojek di Dekai, Agus Yagoli meminta agar Pemerintah Daerah Yahukimo segera turun tangan.

Muat Lebih

 

“Saya sudah cek di kantor, Pemda Yahukimo sudah bayar stok BBM yang masuk ke Yahukimo, namun saya heran kenapa yang masuk hanya sedikit.” Keluh Agus saat ditemui Noken Wene di Dekai Rabu (16/05/2018).

 

Menurutnya kapal pengangkut BBM ke Yahukimo cukup besar dan ada juga kapal-kapal kecil namun dirinya heran karena jumlah BBM yang disalurkan APMS cepat sekali habis.

 

“Bensin yang masuk ke Dekai itu pakai kapal besar. Kenapa stoknya sangat sedikit. Apakah dijual juga kepada para pedagang eceran? Karena kami antri di APMS hanya satu atau dua hari sudah habis.” Curiga Yagoli.

 

Karena itu dirinya berharap agar Pemda Yahukimo dalam hal ini Dinas Perindagkop agar segera turun ke lapangan dan mengecek sistem distribusi dan penyaluran BBM tersebut.

 

Salah seorang warga Dekai, Yupiter Lokon pun mengungkapkan kekecewaannya kepada Dinas Perindagkop karena kurang tanggap terhadap situasi seperti ini.

 

“Saya kemarin mau antri bensin di APMS dan ternyata bensin habis, dan bensin eceran Tiga Puluh Ribu perliter. Sedangkan saya ke kantor itu jaraknya puluhan Km dari rumah, kalau pulang pergi, bensin dua liter juga tidak cukup.  Jadi Dinas Perindagkop harus turun cek di lapangan“. Kata Lokon

 

Lokon menambahkan agar Dinas Perindagkop segera turun ke lapangan untuk mengetahui harga BBM yang selama ini berlaku khususnya di kota Dekai. Dan harus ke APMS untuk melihat setiap stok yang masuk.

 

“Dinas Perindagkop mesti turun ke APMS dan menanyakan pedagang bensin eceran supaya pedagang bensin eceran tidak main kasih naik harga seenaknya, dan APMS juga jangan berbisnis dengan agen-agen yang ada.” Harap Lokon

 

Pewarta  :  Ruland Kabak / JW Yahukimo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar